Faktor Jangkauan Base dan Rover Metode Real Time Kinematik (RTK)

Kekuatan Sinyal dan Daya Transmisi
Daya transmisi adalah kekuatan sinyal yang dipancarkan oleh perangkat base dan rover. Daya ini biasanya diukur dalam watt (W) atau miliwatt (mW). Semakin besar daya transmisi, sinyal dapat menjangkau jarak lebih jauh, tetapi juga meningkatkan konsumsi baterai dan risiko interferensi. Berikut gambaran daya transmisi beberapa brand GNSS populer dengan Internal Radio:

  • Hi-Target: 0,5 W hingga 4 W
  • CHCNAV: 1 W hingga 5W
  • Geomate: 0,5 W hingga 2 W
  • Alpha Geo: 0,5 W hingga 1.5 W
  • EFIX: 0,5 W hingga 5 W

Daya transmisi 0,5 W biasanya cukup untuk jangkauan sekitar 3-5 km dalam kondisi ideal (terbuka dan tanpa hambatan). Untuk jangkauan lebih jauh, misalnya 7-10 km, perangkat dengan daya 1 W hingga 2 W digunakan. Namun, peningkatan daya tidak selalu sebanding dengan peningkatan jarak, karena faktor medan dan cuaca juga berpengaruh besar.

Frekuensi Radio yang Digunakan
Base dan rover biasanya menggunakan frekuensi radio di rentang UHF (400–475 MHz) atau VHF (170–220 MHz). Frekuensi ini harus disesuaikan agar tidak bertabrakan dengan perangkat lain di sekitar. Kalau terlalu banyak pengguna frekuensi yang sama, sinyal bisa terganggu.

Kondisi Medan dan Hambatan Fisik
Jarak yang bisa ditempuh sinyal radio sangat bergantung pada kondisi medan. Misalnya, kalau ada bukit, gedung tinggi, atau pepohonan lebat di antara base dan rover, sinyal bisa terhalang dan jangkauan berkurang. Idealnya, base dan rover harus berada dalam garis pandang langsung.

Kondisi Cuaca dan Atmosfer
Cuaca dan kondisi atmosfer, terutama ionosfer dan troposfer, juga mempengaruhi kualitas sinyal GNSS. Perubahan kondisi ini bisa menyebabkan sinyal sedikit melambat atau terdistorsi, apalagi jika jarak base dan rover cukup jauh.

Pengaturan Baudrate
Pengaturan frekuensi, kecepatan data (baud rate), dan protokol komunikasi di base dan rover harus sama agar keduanya bisa saling terhubung. Kesalahan pengaturan bisa membuat komunikasi gagal. Baud rate adalah kecepatan pengiriman data lewat radio, diukur dalam bit per detik (bps). Pengaturan baud rate yang umum dipakai pada perangkat GNSS internal radio adalah 9600 bps dan 19200 bps.

Baudrate 9600 & 19200

Baud rate 9600
Kecepatan transmisi data standar dan paling stabil digunakan pada banyak perangkat GNSS. Memiliki keunggulan dalam kestabilan komunikasi di kondisi sinyal yang kurang ideal atau jarak jauh karena toleran terhadap gangguan. Cocok untuk penggunaan survei yang tidak membutuhkan transfer data sangat cepat tetapi mengutamakan kestabilan sinyal.

Baud rate 19200
Kecepatan transmisi dua kali lipat dari 9600 bps, memungkinkan pengiriman data lebih cepat. Cocok untuk kondisi sinyal yang kuat dan jarak pendek hingga menengah, di mana kecepatan update data penting. Namun, pada jarak jauh atau kondisi interferensi, baud rate lebih tinggi ini bisa menyebabkan kehilangan data atau gangguan komunikasi jika sinyal tidak stabil.

Related Post

No comments

Leave a Comment